BPBD

BPBD Kabupaten Konawe Ikuti Bimtek Pengkajian Kebutuhan Pascabencana untuk Perkuat Kapasitas Daerah

04 Desember 2025

BPBD Kabupaten Konawe Ikuti Bimtek Pengkajian Kebutuhan Pascabencana untuk Perkuat Kapasitas Daerah


Konawe - 4/12/2025    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitu Pasna) yang diselenggarakan oleh Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara di Zahra Hotel Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh BPBD dari berbagai daerah dan bertujuan meningkatkan kemampuan daerah dalam melakukan pengkajian cepat terhadap dampak bencana sebagai dasar penentuan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.


Dalam Bimtek tersebut, peserta menerima materi terkait metodologi pengkajian kebutuhan pascabencana, teknik pendataan kerusakan dan kerugian, analisis dampak sosial-ekonomi, serta penyusunan rencana aksi pemulihan pascabencana. Jitu Pasna merupakan instrumen penting untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.


Perwakilan BPBD Kabupaten Konawe yang hadir menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, mengingat Kabupaten Konawe kerap berhadapan dengan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Dengan kemampuan pengkajian yang lebih terstandar, BPBD dapat menyediakan data yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Bimtek Jitu Pasna ini memperkuat pemahaman kami dalam melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana, sehingga penanganan pemulihan dapat dilakukan secara lebih terencana dan terukur,” ujarnya.


Kegiatan ini juga melibatkan praktik lapangan, di mana peserta dilatih melakukan simulasi pendataan kerusakan pada sektor permukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi, serta lintas sektor lain yang menjadi komponen penting dalam pemulihan pascabencana. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan metode pengkajian langsung di daerah masing-masing.


BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara menekankan bahwa penguatan kapasitas daerah melalui Bimtek JituPasna merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperbaiki tata kelola penanganan pascabencana. Data yang valid dari daerah akan sangat menentukan efektivitas perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, serta menjadi dasar dalam pengajuan dukungan anggaran pemerintah pusat.


Dengan keikutsertaan BPBD Kabupaten Konawe dalam Bimtek ini, diharapkan kemampuan daerah dalam melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana semakin meningkat sehingga proses pemulihan di Kabupaten Konawe dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.


Bagikan Berita: